Make your own free website on Tripod.com

Anak terlambat bicara? Ini terapi untuk mengatasinya

Terapi anak terlambat bicara Terapi anak terlambat bicara +

Creditreport-dan1.tripod.com - Memang terkadang anak terlambat bicara, namun jika sudah terlalu terlambat, tentu Anda sebagai orang tua akan khawatir. Di mana ini menyangkut masa depan anak juga. Mungkin saja ada masalah dengan anak Anda, karena walaupun terlambat bicara seharusnya tidak terlalu berlebihan.

 

Jika itu yang sudah terjadi pada anak Anda, Anda tak perlu takut dan khawatir. Sekarang sudah ada beberapa pilihan terapi yang bisa Anda terapkan untuk anak Anda, lagipula terapi-terapi tersebut relatif sederhana. Selain itu, juga hemat, Anda tidak perlu mengeluarkan uang dalam jumlah banyak.

 

Usia anak 3 tahun lebih

 

Di usia anak yang sudah mencapai 3 tahun lebih, maka anak-anak sudah berani untuk bersosialisasi dengan teman-teman mereka yang sebaya. Itu adalah hal yang wajar. Namun anak Anda akan mengalami kesulitan bersosialisasi khususnya jika mereka memiliki masalah dengan kemampuan berbicara.

 

Supaya pergaulan anak Anda tidak menjadi terganggu, dan anak Anda akhirnya takut bersosialisasi, maka hal tersebut jangan Anda biarkan saja. Anda tak dapat memandang masalah anak terlambat bicara Cuma sebelah mata, tetapi harus ditanggapi sebagai masalah serius yang harus segera dicari pengobatannya. Dalam hal ini jawabannya adalah melakukan terapi. Baca tentang operasi Caesar.

 

Jika Anda tidak ingin mengalami kesulitan, maka Anda dapat menyewa jasa terapi berpengalaman untuk itu. Sekarang ini sudah cukup banyak ahli terapi profesional yang dapat menyelesaikan masalah ini. Tetapi jika Anda ingin berhemat, misalkan jika pengeluaran akibat biaya pernikahan sudah cukup tinggi dan Anda tidak ingin menambah biaya lagi, maka Anda dapat mencoba menjalankan beberapa tips sederhana yang notabene juga cukup efektif dan mudah dilakukan.

 

Masalah yang bisa menyusul

 

Sebelum berlanjut membahas mengenai terapi sederhana bagi anak terlambat bicara. Anda juga perlu mengetahui masalah yang dapat menyusul jika kondisi anak yang terlambat bicara tidak segera ditangani. Beberapa masalah tersebut adalah anak mencoba memukul kepala mereka, menarik baju, itu karena mereka tak bisa mengutarakan kemauan mereka secara bebas. Baiklah, sekarang mari langsung saja ke pembahasan mengenai terapi sederhana yang dapat Anda jalankan:

 

Terapi sederhana mengatasi anak terlambat bicara

 

  1. Bahasa isyarat
  2. Anda bisa mengajarkan anak-anak mencoba bahasa isyarat.
  3. Mematikan televisi

Cara berikutnya, saat anak bercakap-cakap, maka Anda segera matikan televisi. Apalagi jika siaran televisi tersebut sedang tak ada yang menonton. Jangan sampai suara dari televisi akhirnya mengganggu anak Anda yang sedang mencoba belajar berbicara, jangan sampai konsentrasi mereka terganggu, karena mereka sedang belajar untuk berbicara.

 

Meniup sedotan

 

Terapi yang sederhana lainnya adalah dengan mengajak anak berlatih meniup sedotan. Misalnya saja meniup kapas di meja dengan menggunakan sedotan tersebut. Cara simpel ini dapat membantu dalam menguatkan otot wajah, mulut, di mana elemen-elemen tersebut akan digunakan anak Anda untuk proses berbicara nantinya.

 

Mengajarkan anak supaya minum memakai sedotan juga dapat dicoba. Pilihlah sedotan yang berbentuk unik, dengan tujuan supaya anak lebih tertarik dan tidak bosan, saat melakukan aktivitas terapi sederhana ini. Tetapi jika tidak ada, mungkin untuk sementara menggunakan sedotan biasa tidak terlalu masalah, dan jika mereka sudah mulai rewel, barulah ganti dengan menggunakan sedotan berbentuk unik – Tujuan dari latihan atau terapi ini juga sama seperti yang telah disebutkan sebelum ini.

 

Pancing anak agar minta bantuan

 

Terkadang anak akan minta bantuan kepada orang tua mereka namun tak mau berbicara karena malas. Mereka hanya menunjuk saja, contohnya mereka ingin mengambil barang di tempat yang tinggi, maka mereka akan menarik baju Anda lalu menunjuk-nunjuk barang tersebut. Jika kondisi ini yang sedang terjadi, Anda jangan langsung mengambilkan barang tersebut, tetapi mintalah kepada anak Anda untuk berbicara mengenai apa yang mereka inginkan.

 

Cara ini mungkin seringkali membuat anak menangis. Tetapi sesungguhnya jika Anda rutin melakukannya, maka lama kelamaan mereka pun akan terpancing untuk berbicara.